Follow Me @rodhimardhiyah

Senin, 10 Juli 2017

Mudik ke WOW Citra Raya Lagi

Lokasi : Galeri Ilusi WOW | Foto : IG @rodhimardhiyah

Setelah selesai menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan selama sebulan penuh, akan ada suatu hari yang disebut sebagai hari raya umat islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal, yakni Idul Fitri atau biasa kita menyebutnya lebaran. Berbicara soal lebaran, tidak lepas juga dengan adanya kegiatan mudik ke kampung halaman bagi mereka yang merantau. Kegiatan mudik biasanya dimulai seminggu sebelum lebaran, dikenal juga dengan istilah arus mudik. Sedangkan, kegiatan kembali dari mudik kampung halaman ke tempat perantauan, biasa disebut sebagai arus balik. Keduanya, baik itu arus mudik ataupun arus balik sama-sama menyebabkan kemacetan di berbagai jalan yang memang dilalui pada saat mudik, yang berkali-kali lipat dibandingkan biasanya.

Berbicara soal mudik, saya sebagai seorang anak yang kedua orang tuanya asli Palembang (Orang sebrang) namun saya lahir dan dibesarkan di Tangerang. Sesekali kalau ada rezeki saya akan ikut untuk mudik ke Palembang. Namun untuk tahun ini, hanya kedua orang tua saya saja yang mudik ke Palembang. Saya tidak ikut mudik, alias tetap di Tangerang.

Memilih untuk menetap di Tangerang saat liburan panjang, bukanlah suatu hal yang menjemukan. Mengapa? Karena di kota Tangerang saat ini sudah banyak sekali tempat rekreasi, untuk sekedar jalan-jalan santai atau bermain yang pastinya selain mall. Sebut saja beberapa taman yang telah dihadirkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, seperti Taman Cikokol yang terdiri dari Taman Bambu, Taman Potret, dan Taman kupu-kupu, yang berada di kawasan Cikokol Tangerang. Kita dapat menikmati taman-taman tersebut secara cuma-cuma tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun kecuali jika kita ingin jajan dan membawa kendaraan. Selain untuk jalan-jalan santai, view yang disediakan oleh taman-taman yang ada di Tangerang juga lumayan bagus untuk diajak selfie-selfie ceria. Seperti yang saya lakukan di bawah ini.
Lokasi : Taman Kota 2, Foto : IG @rodhimardhiyah

Lokasi : Taman Kota 2, Foto : IG @rodhimardhiyah

Lokasi : Taman Kupu-kupu, Foto : IG @rodhimardhiyah

Lokasi : Taman Bambu, Foto : IG @rodhimardhiyah

Lokasi : Taman Kupu-Kupu, Foto : IG @rodhimardhiyah


Selain taman-taman tersebut, ada juga tempat rekreasi berupa wahana yang sebagian besar wahananya untuk usia anak-anak. Namun remaja serta orang dewasa juga masih dapat menaiki wahana-wahana yang lainnya. Tempat rekreasi tersebut yaitu World Of Wonders atau biasa disingkat dengan sebutan WOW, yang terletak di Citra Raya, Cikupa, Tangerang, Banten. Selain terdapat wahana, WOW juga menghadirkan beberapa ruang untuk edukasi serta 7 keajaiban dunia. Dengan membayar tiket masuk seharga 75rb untuk tiket masuk wahana world of wonders, kita sudah bisa menikmati seluruh wahana yang ada di dalamnya serta selfie-selfie ceria dengan viewnya yang lumayan terbilang unik. Atau kalau ingin sekalian berenang, WOW juga menyediakan kolam renang (Water Land) dengan penambahan biaya tiket masuk 20rb menjadi 95rb (Tiket World Of Wonders plus renang Water Land).

Bagaimana, tertarik untuk ikut juga bermain ke World OF Wonders?!

Ngomong-ngomong soal World Of Wonders, pada lebaran kedua tahun ini saya memutuskan untuk bermain ke World Of Wonders untuk yang ketiga kalinya. Entah kenapa saya sangat penasaran dengan tatanan baru dari tempat rekreasi yang satu ini. Dan benar saja apa yang saya dugakan, ada beberapa yang berubah dari WOW. Penasaran kan?! Tetap baca kelanjutan cerita saya yaaa..

Untuk lebaran kedua yang ketiga kalinya saya memutuskan untuk berlibur mengunjungi World Of Wonders, kali ini saya ke sana dengan kakak perempuan saya. Entah kenapa walaupun sudah pernah kesana sebelumnya, saya masih penasaran dengan tempat rekreasi yang satu ini karena ada beberapa ruang yang belum saya masuki. Dan sepertinya ada wahana baru yang dihadirkan oleh WOW.

Sekitar jam sepuluh pagi kita berangkat dari rumah, naik ojek online dari depan gang rumah menuju World Of Wonders. Seperti tahun-tahun sebelumnya, jalanan di Tangerang masih terlihat lengang saat masih suasana lebaran. Jadi kita bisa sampai dengan waktu yang terbilang sangat cepat dibandingkan hari-hari biasanya. Sekitar jam sebelas siang kita sampai di World Of Wonders, dimulai dengan proses pembelian tiket di pintu utama yang terbilang tidak terlalu mengantri. Lalu setelah pembelian tiket, kita akan mendapat kertas panjang yang akan dilingkarkan dipergelangan tangan kita seperti gelang. Gelang itu nantinya yang akan menjadi petanda bahwa kita telah membeli tiket, dan untuk wahana-wahana tertentu kita akan diberi tanda pada gelang yang kita pakai. Karena rata-rata maksimal dua kali naik untuk setiap wahananya. 

Sumber Foto : hargatiketmasuk.info

Lalu apa yang berbeda dari WOW sebelumnya? Ada wahana baru di WOW, yaitu kapal laut di udara yang diayun-ayunkan, dan adanya outbound untuk orang dewasa. Tentu saja, saya sangat penasaran dengan wahana kapal di udara tersebut. Dan dengan rasa yang sangat penasaran tersebut saya naik bersama kakak saya. Sebelumnya saya pikir hanya seperti naik ayunan, namun setelah dimainkan rasanya seperti diterbangkan lalu dihempaskan ke danau dan tidak usah ditanyakan lagi masalah jantung. Rasanya jantung spot ingin putus #amit-amit, tapi seru sih :D

Lalu berikutnya, saya penasaran dengan outbound yang ada di WOW. Sehingga saya dan kakak sayapun mencoba outbound tersebut. Setiap sesi terdiri dari lima peserta, pada sesi yang saya ikuti, terdiri dari dua wanita yaitu saya dan kakak saya serta tiga lelaki remaja yang tidak saya kenal sebelumnya. Dan saya menjadi peserta pertama pada sesi kali ini. Lumayan menantang setelah mencoba outbound tersebut, di atas ketinggian beberapa meter, dan berbagai jalur rintangan yang telah dibuat. Saya melatih otak dan otot-otot saya agar dapat bersatu untuk melewati rintangan-rintangan pada outbound tersebut. Yang tadinya saya peserta pertama menjadi peserta paling akhir pada sesi tersebut, prinsip saya pada saat itu "Tidak apa menjadi yang terakhir, asalkan bisa selamat dan sukses melewati rintangan-rintangan tersebut." #YailahLebayDotKom ini hanya pembelaan diri :D  Oh iya, kita hanya dapat mencoba outbound satu kali dari tiket yang telah kita beli di awal kedatangan.
Sumber Foto : tripadvisor.co.id

Lalu mengenai ruangan yang belum saya masuki sebelumnya, saya penasaran dengan Galeri Ilusi. Dimana pada ruangan itu ada macam-macam gambar ilusi yang seolah kita sedang berada di suatu keadaan atau ditemani dengan gambar tertentu. Setiap ilusi disediakan foto yang mana menjadi saran untuk gaya/ekspresi kita saat akan difoto, lalu ada keterangan dimana sebaiknya posisi pengambilan gambar/foto. Jadi kita ga buta-buta amat untuk berfoto ria di ilusi tersebut. Dan selain dari yang saya sebutkan di atas, saya menaiki wahana-wahana yang lainnya seperti pada postingan saya sebelumnya "Cerita Kita Seputar World OF Wonders"
Foto : Doc. Pribadi

Foto : IG @rodhimardhiyah

Foto : IG @rodhimardhiyah

Foto : Doc. Pribadi


Keceriaan dan keseruan saya bersama kakak perempuan saya di World OF Wonders berakhir sekitar jam setengah enam sore. Dan seperti saat berangkat, saya pulang menggunakan ojek online. Saat dalam perjalanan, saya mendapatkan pelajaran hidup dari hasil perbincangan dengan driver ojek online yang saya tumpangi. Yang kurang lebih percakapannya seperti ini :

Saya : "Bapak asli Tangerang?"
Bapak ojek online : "Bukan neng, saya asli Lampung."
Saya : "Ga mudik pak?"
Bapak ojek online : "Engga neng, lagi ngumpulin biaya untuk anak saya masuk kuliah. Ini saya pulang kerja langsung narik."
*Sampai sini saja kutipan percakapannya yaa :D*

Dari kutipan percakapan di atas, sang driver ojek online merupakan karyawan swasta yang sambil berprofesi sebagai driver ojek online. Betapa sungguh-sungguh, sang Bapak mengumpulkan biaya untuk anaknya yang akan masuk bangku perkuliahan. Memang seperti itulah perjuangan seluruh orang tua untuk anaknya, segala cara ditempuh untuk kebaikan masa depan sang anak. Semoga berkah yaa pak rezekinya, dan semoga anaknya kelak menjadi seorang yang sukses dunia dan akhirat. Aamiin...

Memang selalu ada saja, pembelajaran yang dapat kita kutip kapan dan dari mana saja sumbernya. Semoga kita semua selalu dalam jalan yang benar dan diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Aamiin..
Posting Komentar