-->

Nikah

Hai teman-teman semua.. Apa kabar kalian? Semoga selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa yaa. Aamiin :)

Menurut kalian apa itu arti dari kata "Nikah"? Serta apa makna terdalam dari kata tersebut. Lalu bagaimana bagi kalian yang belum menikah, apa yang akan kalian jawab, jika dihadapkan dengan pertanyaan yang satu ini?! Mari kita sharing mengenai hal yang satu ini yuk.. Mungkin hal yang satu ini, lebih cocoknya jika dibahas oleh mereka yang memang sudah menikah dan terbilang dewasa. Namun tidak ada salahnya juga kan jika saya yang membahas. Karena jujur saja, disini tujuan saya ingin sharing. Ingin mengetahui yang belum saya ketahui. Semoga kalian tergerak ya hatinya untuk ikutan sharing di kolom komentar :)
Sahabat hidup
Picture : Pendakislow

Dimulai dari usia 22 tahun, mungkin kita akan dibanjiri dengan yang namanya undangan pernikahan. Mulai dari teman sewaktu sekolah (SD, SMP, SMA), teman kuliah, teman kerja, ataupun teman sepermainan. Hal itu pula yang memicu pertanyaan "kapan nyusul?" "Kapan nikah?".

Hidup memang seperti itu, selalu terdapat pertanyaan-pertanyaan dari mereka yang mungkin hanya sebatas kepo atau ada motif lain di dalamnya. Dan kita tidak dapat menghindarinya, mesti menyiapkan sejuta jawaban yang dapat menutup mulut mereka untuk tidak bertanya kembali. #HalahLebay. Tergantung juga sih mau menanggapinya seperti apa.

Kalau berbicara masalah pertanyaan-pertanyaan, saya rasa bukan hanya pertanyaan soal menikah yang terbilang menyebalkan. Namun setiap fase juga terdapat pertanyaan lainnya. Seperti halnya jika kita baru saja lulus dari bangku sekolah, maka akan hadir beberapa pertanyaan seperti : "Mau kerja atau kuliah?" "Kerja atau kuliah dimana?".

Selanjutnya, jika kita sedang berkuliah pada semester akhir yang tak kunjung selesai, pertanyaan yang paling menyebalkan adalah "Kapan wisuda?" Mungkin bagi sebagian dari mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut. Namun bagi sebagiannya ada juga loh yang perasa, karena mereka memang sedang berjuang sekuat tenaga untuk hal tersebut. Kita tidak tahu kan bagaimana perjuangannya dalam mencapai hal yang namanya "wisuda" tersebut?!

Lalu setelah kita wisuda dan mendapat pekerjaan yang sepadan. Maka akan muncul pertanyaan "Kuliah sudah lulus, kerjaan sudah menjanjikan, lalu kapan nikah?" Nah ini nih pertanyaan yang paling komplit, dan disertai keterangan-keterangan yang akurat. #wkakak. Dan pertanyaan-pertanyaan yang menyebalkan akan terus berlanjut sampai kita sudah menikah dan fase selanjutnya. 

Ketika kita sudah menikah dan belum dikaruniai buah hati, ada saja pertanyaan jahat yang menanyakan persoalan buah hati tersebut. Lalu ketika sudah memunyai buah hati, tidak menutup kemungkinan muncul pertanyaan "Kapan punya anak kedua?". Terus saja seperti itu, sampai kita memang sudah tidak hidup di dunia ini (meninggal). Ya pasti kalau sudah meninggal beda lagi pertanyaannya dan yang bertanya siapa.. #Nahloh.

Tapi ya itu semua balik lagi bagaimana kita dalam menyikapi pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dan ada baiknya juga sih kadar 'kepo' dari seseorang dibatasi, kira-kira pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan, memang patut dilontarkan atau tidak. Karena kita tidak tahu bagaimana kehidupan orang tersebut, apa saja masalahnya serta bagaimana ia berjuang. Hargailah perasaan orang lain :) 

Balik lagi ke topik yuk :) "Nikah" apa itu arti dari kata nikah? Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah ikatan (akad) perkawinan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Kalau melihat dari definisi tersebut, sudah pasti pernikahan bukanlah sesuatu yang main-main karena sudah jelas dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Pernikahan merupakan sesuatu yang sangat sakral bukan?!

Menurut saya pribadi, suatu pernikahan adalah sesuatu yang sangat serius dan sakral. Dimana dua insan memutuskan untuk hidup bersama di bawah satu atap. Bukan hal yang mudah untuk dapat bersatu dan mencoba mengerti satu sama lain. Dimana salah satu diantara kita mesti mengalah untuk tidak memenangkan ego masing-masing ketika terdapat perbedaan pendapat. Dan juga kita mesti mempunyai prinsip serta tujuan hidup yang sama, karena itu merupakan salah satu dari pondasi rumah tangga. Kalau dari awal prinsip dan tujuan hidupnya saja sudah tidak sama, bagaimana cara menyatukannya?! Menikah juga bukan hanya soal si wanita dan si lelaki, namun juga mengenai keluarga kedua belah pihak, apakah dapat menerima atau tidak.

Mungkin bagi sebagian dari mereka (perempuan) berfikir bahwa dengan menikah persoalan hidup mereka akan berkurang, dengan adanya pasangan hidup membuat mereka menjadi ada yang bertanggung jawab. Namun tidak dengan saya, saya berpendapat bahwa dengan menikah malah bisa jadi menambah masalah hidup jika kita sudah tidak sejalan. Dan juga sebagai seorang perempuan, sangat penting untuk menyiapkan bekal terlebih dahulu sebelum berumah tangga. Karena perempuanlah yang akan menjadi seorang istri sekaligus seorang ibu. Sebuah tanggung jawab yang sangat besar bukan?!

Persoalan kapan waktunya menikah, itu semua sudah jelas ada yang mengaturnya. Dan itu seperti salah satu misteri hidup bagi setiap jomblo di dunia ini. Tetapi tenang saja mblo, semua sudah tertulis kok :) Tugas kita adalah mempersiapkan mental, agar siap secara lahir dan bathin. Serta persiapkan bekal untuk membangun sebuah rumah tangga. 

Setiap rumah tangga pasti memiliki cerita tersendiri dengan segala lika-likunya. Dan itu semua adalah proses dari perjalanan sebuah rumah tangga untuk lebih dewasa lagi. Saya sendiri pun belum mempraktekkannya, apalah arti dari tulisan ini yang hanya sebatas teori. Dan untuk kalian yang sudah berumah tangga, pastinya yang lebih bisa dengan jelas mendefinisikan apa itu arti dari nikah serta rumah tangga. Sharing yuk di kolom komentar :)

Terimakasih sudah mau membaca artikel dari saya Rodhiyatum Mardhiyah yang masih ingin belajar lebih banyak lagi mengenai arti hidup. Maaf jika ditemukan banyak kesalahan dalam penulisan. Jangan segan untuk meninggalkan jejak di kolom komentar ya :)




0 Response to "Nikah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel