Dua Tipe Teman yang Nolak Jalan Saat Tanggal Tua

Bagi seorang karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan apalagi seorang anak kos, pasti ada istilah "Tanggal muda", "Tanggung Bulan", dan "Tanggal tua". Tanggal muda bagi karyawan bukanlah tanggal muda yang sebenarnya pada kalender (Tanggal 1,2,3) namun adalah tanggal dimana karyawan tersebut baru menerima gaji. Jika karyawan tersebut gajian pada tanggal 1, maka tanggal 1 s/d seminggu berikutnya masih terhitung tanggal muda. Beda hal jika karyawan yang menerima gaji pada tanggal 10, maka ia akan menyebut tanggal 10 s/d seminggu setelahnya sebagai tanggal muda.

Lalu istilah "Tanggung Bulan", yakni terjadi 2 minggu setelah menerima gaji. Bahkan ada yang menyebutnya sebagai "Siaga 1" banjir kali ah pakai siaga segala. Pada tanggal ini para karyawan mulai wanti-wanti, agar gaji yang telah diterima harus cukup sampai tanggal tua. Masih bisa makan makanan yang wajarlah pada tanggung bulan ini.

Dan yang terakhir adalah istilah "Tanggal Tua" kondisi paling kritis bagi karyawan. Saat dimana sangat menanti-nantikan gajian turun. Tidak bisa kemana-mana, makan seadanya, masih mending kalau ada mie di rak piring. Kalau tidak ya makan nasi pakai garam pun cukup. Pokoknya tanggal tua adalah tanggal dimana para karyawan lebih kangen gajian dibanding kangen sama kekasihnya. #MulaiLebay.. Lebih menyakitkan lagi jika ada yang mengirimkan undangan saat tanggal tua. Sakit hati abang deeeeekkk.. :D

Namun istilah-istilah di atas tidak berlaku bagi karyawan yang memang sudah mengatur keuangannya sedemikian rupa. Alias memakai uangnya memang sesuai dengan kebutuhan-kebutuhannya. Dengan kata lain istilah tanggal muda, tanggung bulan, dan tanggal tua tidak berlaku bagi karyawan yang satu ini.

Bagi karyawan yang terbilang masih anak muda, pasti ada saatnya dimana kalian ingin bermain atau sekedar jalan-jalan dengan teman yang lainnya. Lalu bagaimana kalau diajak jalannya pada saat tanggal tua? Pastinya ada yang menerima ajakan tersebut, dan ada juga yang menolak ajakan tersebut dengan alasan tanggal tua. Yang akan dibahas kali ini adalah yang menolak ajakan jalan pada saat tanggal tua.

Contoh percakapan ajakan jalan pada tanggal tua :
A : "Wey.. Jalan yuk, ke tempat itu.. Tempatnya bagus loh.. Gue jamin ga nyesel dah main kesana.."
B : "Hebat bener lu.. ngajak main tanggal segini.. Tanggal tua bro.."
C : "Tau nih, gue ga bisa.. Mau nabung gue.."
A : "Yailah bro, modal bensin aje sih. Makan mah bawa bekel dari rumah..."
B : "Gue ga enak kalo jalan ga megang uang, se'enggaknya takut ada apa-apa di jalan."
C : "Sama.. lagi juga gue udah jalan minggu kemarin.."

Dari contoh percakapan di atas, saya mendefinisikan menjadi 2 tipe teman yang menolak ajakan jalan saat tanggal tua, Yakni :
  1. Tipe B, yaitu memang sedang dalam kondisi kritis, dimana tanggal tua tidak ada sisa pundi-pundi uang. Dalam artian boros di awal saat tanggal muda tiba. Sehingga begitu tanggal tua, tidak ada simpanan. Atau mungkin karena ada pengeluaran tak terduga diluar rencana keuangannya, sehingga pada saat tanggal tua benar-benar kritis.
  2. Tipe C, merupakan tipe karyawan yang sudah komitmen dengan prinsipnya dalam menabung. Ia memang sengaja menyisihkan uangnya untuk ditabung dengan tujuan tertentu. Bisa dibilang tipe karyawan C memang merupakan orang yang hemat. Ia telah menentukan kapan saja waktu untuk jalan, sehingga kalau diluar rencananya, maka dengan tegas ia akan menolak ajakan yang ditawarkan kepadanya. Biasanya ia menjadwalkan untuk berpergian hanya pada tanggal muda, selebihnya saat tanggung bulan ataupun tanggal tua ia hanya di rumah atau kosan saja. Ia sudah komitmen dengan apa yang sudah menjadi rencananya ke depan.
Jadi berdasarkan pernyataan di atas, tidak selamanya mereka yang menolak ajakan jalan di tanggal tua, merupakan tipe orang yang boros. Bisa saja karena ada pengeluaran tak terduga ataupun karena memang sedang ingin menghemat pengeluaran. Karena ada sesuatu yang ingin ia beli atau mungkin karena sedang ada yang ia rencanakan. 
  
Saya sendiri membahas mengenai hal yang satu ini, karena pastinya bagi kalian anak muda, pasti pernahlah mengalami hal yang satu ini. Entah itu kalian sebagai orang yang mengajak ataupun yang diajak. Sudah menjadi hal yang lumrah percakapan seperti ini. 

Namun kalau hanya untuk sekedar ngumpul, saya rasa hanya memerlukan waktu yang pas. Dimana memang waktu itu benar-benar kosong bagi semuanya. Masalah tempat ngumpul, tentukan tempat yang memang tidak mengeluarkan biaya. Seperti halnya di rumah atau kosan salah satu teman kalian. Akan tetapi pastilah sulit untuk menentukan waktu yang pas agar semuanya bisa ngumpul, ya memang seperti itulah adanya jika kita berada pada usia yang bukan terbilang ABG lagi. Pasti sudah pada mempunyai kesibukan masing-masing. Kalau sudah seperti itu, ya harus saling mengerti keadaan teman kalian masing-masing ya :) 
Kebun Raya Bogor
Masih Kurang Komplit :(

Taman Bunga Nusantara
Piknik Banget Buk? :D

Anak  Muda
Main Dadakan Ke Daerah Sekitaran Tangerang Selatan

Hijabers
Rumah Yaya Jadi Tempat Ngumpul yang Rusuh
Terimakasih sudah mau membaca artikel saya kali ini, jika terdapat kesalahan dalam penulisan mohon tinggalkan jejak di kolom komentar yaa :) Kalau teman-teman mempunyai pendapat yang lain, jangan segan juga untuk menyampaikan pendapatnya di kolom komentar :) Sekali lagi, ini hanyalah pendapat dan sudut pandang saya..
0